Sabtu, 29 September 2012

23 september 2012,...
Seri Kepemimpinan 1

"Laa hawla walaa Quwwata Illa Biilaah..."
itulah ungkapan yang biasa diucapkan seorang muslim ketika ia sedang mengalami beban puncak,...
dalam Sebuah Ayat, Allah berfirman "Laa Yukallifullahu Nafsan Illa Wus'ahaa,.."
Allah tidak akan membebani seseorang melebihi kadar kemampuannya,..
seandainya raga ini bukan ciptaan Allah, sungguh telah rusak berat tubuh ini akibat guncangan yang tiap hari melanda diri ini,aku seorang mahasiswa, sama dengan mahasiswa lainnya, but beban yg kuterima tidak sama dengan beban para mahasiswa pada umumnya,..
saya diamanahi sebagai ketua umum Rohis Kampus Politeknik negeri malang.
bukan main amanah ini, berat bagiku, ini adalah organisasi agamaku, yg tergabung didalamya dianggap lbh paham ttg agama oleh mahasiswa umum.
dan benar, jadi pemimpin itu tidak mudah, oleh karenanya enapa Allah menjamin perlindungan terhadap para pemimpin yg adil,...
kata adil ini sangat sulit diimplementasikan, kecuali bagi orang2 yang benar2 bertakwa pada Allah swt.
ini ilustrasiku ttg beban seorang pemmpin:
anggota bidang 1 sms : "Assalamualaikum mas, kapan bisa ketemu,?
ada yg perlu saya bicarakan sekalian minta ttd unk Acc Proposal"
anggota bidang 2 sms : "mas, maaf . disposisi gedung pertamina tidak turun, satpam menolak unk memberkan kunci aula,.. gmn ini ?"
anggota bidang 3 sms : "mas, cover buku evaluasi blm jadi, kabid saya tidak bisa melaksanakannya, aku harus gmn ni ?"
anggota bidang 4 sms : "ada undangan diesnatalis dari salah satu ukm , antum bisa hadir maas ???"
dan banyak lagi pertanyaan serupa lainnya, .
tak bermaksud untuk mengumbarkan kesibukanku, tapi ini aku tuliskan dengan tujuan pembaca bisa ambil ibroh dari ceritaku ini,..
bahwa menjadi pemimpin yang adil itu tidak mudah, dan saya akhirnya perlahan sadar bahwa yang disabdakan Rasulullah tentang seorang pemimpin yg adil akan mendapat naungan di yaumil Arsy tidak salah dan tidak berlebihan,..
bahwa Sabdanya juga agar taat kepada pemimpin yg Adil hukumnya Wajib adalah Logis dan sepatutnya sudah seperti itu,..
Sungguh Benar yang Rasulullah Sabdakan!