Mana yang kau pilih?
Hidup dengannya yang kau cintai tapi tak mencintaimu, atau
Hidup dengannya yang mencintaimu tapi tak kau cintai?
Pilih yang mana?
Kau jawab saja Hidup dengannya yang kucintai dan Ia mencintaiku.
Walau gak nyambung dengan pertanyaannya, anggap saja kau lagi berdoa.
Ada sebuah cerita, tentang laki2 yg terpaksa menjalin hubungan dengan wanita.
Hari2 dilalui dengan senyum palsu dan mata sayu.
Wanita itu terlihat bahagia.
Walau seiring waktu berjalan ia harus menahan sedih karna mulai merasa lelakinya tak begitu mencintainya.
Tapi wanita tegar itu tak putus asa,
Setiap hari ia sms, telp, dikunjungi si lelaki itu.
Setahun berlalu, hubungan berat itu berlalu.
Laki2 itu, sdh setahun hidup dengan orang yang tak dicintainya.
Tapi wanita tegar itu telah merubah hidupnya, merubah hati lelakinya.
Hari pertama di tahun ke 2 Wanita itu memulai hidup baru dengan orang yang mencintainya.
Hidup dengan sosok lelaki yang telah berubah hatinya.
....
Kisah singkat ini menjadi jawaban pertanyaan diawal tulisan ini.
Bahwa pada hakikatnya Hatinya dan hatimu dikendalikan oleh dzat yang sama.
Hati akan berubah dengan izinNya tentu dengan usaha dan kesabaran.
Bukan soal dia tak mencintaimu, tapi bagaimana kau menumbuhkan cintanya.
Bukan soal kau tak mencintainya, kau pun akan mencintainya saat banyak pupuk yang ia taburkan agar cintamu tumbuh dengannya.
Bersabarlah, karna hati tak seperti pisang goreng.
Cinta tumbuh bukan kebetulan, tapi karna banyak jalan yang diciptakan.
(By:Is)
Senin, 24 Juli 2017
Puisi : Selimut malam
Puisi
Ada seribu tanya di hati
Seribu tanya lagi di kepala.
Lalu apa yang mampu menjawabnya?
Karna kaki cuma bisa berjalan
Dan tangan hanya memegang.
Mata pun tak jujur,
Hingga enggan diajak tidur.
Ada apa gerangan?
Apa yang diinginkan?
Apa yang hilang?
Apakah semua perhatian telah hilang?
Aku ingin hidup lebih lama lagi,
Tapi tak ingin hidup seperti ini.
Aku bertanya pada bulan,
Kenapa dia datang seakan tak membawa cinta?
Atau kah karna aku yang tak membawa apa2 ?
Oh malam,
Aku ingin sendirian.
Peluk aku, selimuti aku.
(By:Is)
Ada seribu tanya di hati
Seribu tanya lagi di kepala.
Lalu apa yang mampu menjawabnya?
Karna kaki cuma bisa berjalan
Dan tangan hanya memegang.
Mata pun tak jujur,
Hingga enggan diajak tidur.
Ada apa gerangan?
Apa yang diinginkan?
Apa yang hilang?
Apakah semua perhatian telah hilang?
Aku ingin hidup lebih lama lagi,
Tapi tak ingin hidup seperti ini.
Aku bertanya pada bulan,
Kenapa dia datang seakan tak membawa cinta?
Atau kah karna aku yang tak membawa apa2 ?
Oh malam,
Aku ingin sendirian.
Peluk aku, selimuti aku.
(By:Is)
Langganan:
Postingan (Atom)