PUISI
GURUKU CINTAKU (OLEH ACHMAD MUHLIS)
Assalamualaikum Wr. Wb.
Sahabatku, pernahkah kita berpikir sejenak tentang
seseorang,
Seseorang yang mungkin sekarang sudah mulai lemah
fisiknya,
Seseorang yang mungkin detik ini sedang terbaring sakit
Bahkan sudah tiada lagi di tengah-tengah kita,
Seseorang yang dengan segala
keterbatasannya, istiqomah mengajar kita,
Mengajari segala seseuatu
tentang arti kehidupan,
Mendidik kita hingga kita
mengenal agama,
Mengenalkan kita pada Allah,
Membimbing kita, hingga bisa
membaca kitab suci AlQur’an,
Sehingga kita, tau jalan
Keselamatan, dan jauh dari kesesatan.
Sahabatku, seseorang itu , tak lain adalah…. Guru kita.
Guruku, bagaimana keadaanmu sekarang?
Masihkah kau sesegar dulu ? saat aku mengaji, di Mushola sederhanamu,
Masihkah suaramu selantang dulu, saat engkau nasehati
aku..
Guruku, Aku ingin melihat wajahmu berseri2
seperti dulu, saat kucium tanganmu.
Guruku, kini aku baru sadar
betapa besarnya Cintamu padaku,
Sekarang Kutau bahwa dulu engkau
sangat lelah mengajariku,
Sering kulihat engkau tertidur
duduk di pengimamanmu yang kecil itu,
Sering kulihat dulu kau meminta
kami memijatmu,
Mungkin saat itu pijatanku tak bisa
menghilangkan rasa letih di badanmu,
Maafkan aku.
Guruku, Maafkan aku , dulu sering merepotkanmu,
Maafkan aku, dulu sering membantah nasehatmu,
Maafkan aku, dulu tak hiraukan teguranmu,
Gurukuu,
ku hanya bisa mendoakanmuu,
Semoga engkau sehat selalu,
Semoga Allah memberkati hidupmu.
Wassalamu’alaikum Wr Wb.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar