Bisakah Anda memilih salah satu antara Makan dan Minum ?
atau Silahkan Pilih, mau Pakai Celana atau Baju ?
Sepintas ini adalah pertanyaan konyol, tapi silahkan tengok
kembali dan baca dengan seksama.
mungkin anda pernah mengalaminya atau anda sedang menghadapai situasi ini
sekarang.
tidak ada yang mutlak bisa menjawab pertanyaan diatas kecuali akan memilih
kedua-duanya.
makanan dan minuman adalah satu kesatuan yang saling melengkapi, begitu pula
baju dan celana adalah bagian dari pakaian yang tidak bisa dipisahkan satu sama
lain.
Mari kita lihat lebih dalam lagi, manusia dalam hidupnya selalu
memiliki status ganda, saat usia SD selain anda menjadi anak dari Ayah-Ibu juga
sebagai Siswa yang harus taat pada Guru, bahkan anda juga sebagai kawan dari
anak-anak seusia anda.
Coba bayangkan bila harus memilih Satu saja dari tiga status diatas, mana
yang akan anda pilih? jadi Anak, Jadi Siswa atau Bermain saja dengan teman
sebaya anda?
Saya yakin tidak ada yang mau hidup selamanya sebagai Siswa SD, hidup
siang-malam hanya di Sekolah tanpa bertemu orang tua dan tanpa ada waktu
bermain.
Kalo manusia Seusia SD saja tidak mau ada Dikotomi dalam
Hidupnya, bagaimana dengan yang Usia SMP ? SMA ? bahkan Mahasiswa.
Fitrah Kehidupan ini memang tidak mengenal Dikotomi, kecuali Dikotomi antara
Kebenaran dan Kemungkaran.
Begitu pula Agama dan Politik, Agama dan Kehidupan Sosial, Agama dan Ekonomi,
Agama dan Pemerintahan dan sebagainya. Tidak ada Dikotomi dan orang yang
berusaha menyekat antara Agama dan Kehidupan perlu diluruskan.
Runtuhnya Rezim Orde Baru juga karena
Dikotomi yang berlebihan antara Dunia pendidikan dan Dunia pemerintahan, Dimana
saat itu Mahasiswa dibatasi ruang geraknya, terlalu banyak kata “JANGAN” untuk
Mahasiswa saat itu. Akhirnya kata jangan itu berubah menjadi “REFORMASI”.
Fitrah manusia selalu begitu dimanapun dan sampai kapanpun.
Akhir-akhir ini mulai muncul bibit-bibit
Dikotomi itu pada berbagai elemen Masyarakat, Mahasiswa misalnya, dilarang
mengikuti kegiatan yang berkaitan dengan Politik secara langsung dengan Alasan
Fokus Mahasiswa adalah bekerja, ini bentuk kediktatoran yang pasti diperangi
oleh Manusia yang menghendaki kebebasan dalam Hidupnya.
Dan sejarah telah membuktikan
Kediktatoran selalu musnah dengan mengenaskan dan memalukan, ini merupakan
janji Allah yang akan menghinakan pemimpin yang dzolim di akhir hayatnya, karna
yang punya kekuatan untuk menjadi Diktator selalu Pemimpin.
kata JANGAN bagi kebenaran akan berubah menjadi kata REFORMASI.
Hidup Mahasiswa! (Malang,19-06-13 :
Achmad Muhlis)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar